Arsip Berita

User Rating: 5 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Active
source: transbisnis.com
                                                                               source: transbisnis.com

Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau biasa disingkat SNMPTN maupun SNMPTN Premium adalah salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, selain Seleksi Mandiri serta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Beruntungnya, tahun 2020 ini, SMAN 2 Blitar memiliki 26 siswa yang terdaftar lolos seleksi tersebut. Berikut adalah 26 siswa SMAN 2 Blitar yang diterima di perguruan tinggi melalui jalur SNMPTN tersebut.

NO

NAMA

KELAS

PTN

PRODI

JALUR SELEKSI

1

Anjani Anil Hawa

MIPA 6.1

Universitas Brawijaya (UB)

Instrumentasi

SNMPTN

2

Grishelda Putri Fitria Arifin

MIPA 6.1

Universitas Airlangga (Unair)

Farmasi

SNMPTN

3

Anggita Cahyaning Tyas

MIPA 6.2

Universitas Jember (Unej)

Agroekoteknologi

SNMPTN

4

Isna Nikmatul Mahbubah

MIPA 6.2

Universitas Jember (Unej)

Pendidikan IPA

SNMPTN

5

Lutfianasari

MIPA 6.2

Universitas Airlangga (Unair)

Akuakultur

SNMPTN

6

Rega Wahyu Triyanda

MIPA 6.2

Universitas Jember (Unej)

Peternakan

SNMPTN

7

Aufa Syifa Syahida

MIPA 6.3

Universitas Airlangga (Unair)

Kedokteran Hewan

SNMPTN

8

Lusiana Ayu Kurniawati

MIPA 6.3

Universitas Jember (Unej)

Teknik Elektro

SNMPTN

9

Veva Meylia Alamanda

IPS.6.1

Universitas Airlangga (Unair)

Akuntansi

SNMPTN

10

Safin Karunia Rojuli

IPS.6.1

Universitas Airlangga (Unair)

Ilmu Sejarah

SNMPTN

11

Eka Putri Nur Nilamsari

IPS.6.2

Universitas Negeri Malang (UM)

Pendidikan IPS

SNMPTN

12

Aisyah Amanda

IPS.6.2

UPN

Administrasi Bisnis

SNMPTN

13

Abrilian Elvaretta Helena

IPS.6.2

Universitas Jember (Unej)

Ilmu Kesejahteraan Sosial

SNMPTN

14

Dhea Isna Nugraeni

IPS.6.2

Universitas Negeri Malang (UM)

PPKN

SNMPTN

15

Febriana Lindi Santika

IPS.6.2

UIN Malang

Pendidikan IPS

SNMPTN

16

Febrianti Nurul Laily

IPS.6.2

Universitas Negeri Malang (UM)

Bimbingan Konseling

SNMPTN

17

Dhita Ramadhanti

IPS.6.2

Unesa

Pend.Tata Busana

SNMPTN

18

Niken Rachma Ningtia

IPS.6.2

Universitas Jember (Unej)

Ekonomi Pembangunan

SNMPTN

19

Yoga Ridho Agus

IPS.6.3

Universitas Negeri Malang (UM)

Pendidikan Kepelatihan Olah Raga

SNMPTN

20

Aditya Nur Widi

IPS.6.4

Universitas Negeri Malang (UM)

Pend Luar Sekolah

SNMPTN

21

Fara Amelia

IPS.6.4

Universitas Jember (Unej)

Ilmu Kesejahteraan Sosial

SNMPTN

22

Bunga Anggraini Mahameru

IPS.6.4

Universitas Airlangga (Unair)

Ilmu Informasi dan Perpustakaan

SNMPTN

23

Nur Nilamsari

IPS.6.4

Udayana

Destinasi Pariwisata

SNMPTN

24

Salma Yovena

IPS.6.4

Universitas Jember (Unej)

Sosiologi

SNMPTN

25

Ghoffar Robby Oktaviano

IPS.6.4

Universitas Negeri Malang (UM)

Pendidikan Kepelatihan Olah Raga

SNMPTN

26

Adinda Pradipta Syaharani

IPS.6.4

ISBI Bandung

Antropologi Budaya

SNMPTN

 

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Lengang, Siswa Belajar di Rumah

Lengang, Siswa Belajar di Rumah

Blitar—Menindaklanjuti surat edaran Gubernur Jawa Timur tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Covid-19, mulai Senin, 16 Maret 2020, SMAN 2 Blitar meniadakan pembelajaran tatap muka di sekolah. Kendati tidak ada di siswa di sekolah, guru dan karyawan tetap masuk seperti biasa. Demikian halnya dengan proses pembelajaran, tetap berlangsung sesuai jadwal seperti biasa, hanya saja kali ini dilakukan jarak jaruh, secara daring (dalam jaringan).

Kepala SMAN 2 Blitar, Ahmad Damanhuri, melalui pernyataannya dalam rapat koordinasi guru dan karyawan (16/3/2020), meminta seluruh guru mapel dan juga PA (Pembimbing Akademik) untuk senantiasa berkoordinasi bersama orang tua dalam memantau siswa selama belajar di rumah. Diinstruksikan selama 14 hari ke depan, siswa belajar di rumah dan dihimbau untuk mengurangi aktivitas di luar rumah ataupun kerumuman massa. Termasuk, menghindari sementara ritual salam-salaman, serta senantiasa menjaga kebersihan dan meningkatka daya imun tubuh. Hal ini sebagai bentuk upaya pencegahan dan pemutusan rantai penyebaran Covid-19 atau virus Corona. 

Ada beberapa media yang dapat dimanfaatkan selama pembelajaran jarak jauh ini berlangsung. Seperti yang disampaikan oleh Waka Kurikulum SMAN 2 Blitar, Abusani, guru dapat menggunakan berbagai aplikasi yang telah direkomendasiakan Kemendikbud, seperti Rumah Belajar, Google Classroom, Quizziz, ataupun Ruangguru. Bahkan media perpesanan seperti WhatsApp atau bahkan sosial media seperti Instagrampun bisa dimanfaatkan.

Seperti yang dilakukan oleh guru Bahasa Jawa SMAN 2 Blitar, Stya Budi Asih, yang memilih menggelar pembelajaran live via Instagram. Hal itu menurut Stya cukup efektif untuk benar-benar memastikan kehadiran siswanya. Sebab menurutnya, melalui live Instagram, ia bisa berinteraksi dengan siswanya dan siswapun bisa langsung membalas atau menanggapinya di kolom komentar. 

Lain halnya dengan pembelajaran yang dilakukan mapel Bahasa Inggris, Widi Astuti lebih memilih Quizziz untuk memberikan latihan soal ke siswa, utamanya kelas 12 yang sebentar lagi menghadapi UN. Quizziz, menurut Widi, lebih mudah digunakan sebab sudah tersedia materi sekaligus latihan soal di dalamnya. Siswapun dibuat senang ketika mengerjakan karena tampilan soal dikonsep layaknya sebuah game. 

Aplikasi lain yang turut dimanfaatkan guru SMAN 2 Blitar untuk pembelajaran jarak jauh ini adalah Google Classroom. Ini dimanfaatkan beberapa guru mata pelajaran di SMADA, sebut saja Endah Purwati, Matematika, dan Pradianna, Ekonomi. Google Classroom dipilih sebab dirasa lebih mudah untuk mengorganisasi kelas dan mendistribusikan soal-soal ke beberapa kelas sekaligus. Selain itu, guru dan siswa juga bisa saling berinteraksi melalui kolom komentar dan juga melihat hasil nilainya secara langsung, termasuk melihat keterangan pengumpulan tugas: tepat waktu atau terlambat.

Apapun media yang digunakan dalam pembelajaran jarak jauh ini, Abusani berharap, itu dapat memelihara kebiasaan siswa untuk tetap belajar di rumah. Ia juga memastikan, jika guru-guru tidak berlebihan dalam memberikan tugas kepada siswa, agar siswa tidak merasa tertekan dan terbebani dengan banyaknya tugas yang didapat. Nantinya, pembelajaran tatap muka akan dilakukan kembali setelah mendapat instruksi lebih lanjut dari pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Suasana sekolah ketika pembelajaran jarak jauh

pembelajaran daring via Quizziz

Pembelajaran Bahasa Inggris via Quizziz

 

pembelajaran dari via Google Classroom

 Pembelajaran Matematika via Google Classroom

grup belajar daring via WhatsApp

Pembelajaran Bahasa Indonesia via grup Whatsapp

Kelas sepi tanpa penghuni, siswa belajar di rumah

Kelas yang biasanya ramai, kini tampak sepi tak berpenghuni

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

Abusani, S.Kom., pemateri penyusunan e-modul

Blitar – IHT penyusunan modul dan e-modul kembali digelar SMAN 2 Blitar pada semester genap tahun pelajaran 2019/2020 ini (24/01). Dilaksanakan selama dua hari, mulai Jumat hingga Sabtu, 24-25 Januari 2020, IHT pertama di semester genap tersebut diikuti oleh seluruh guru mata pelajaran yang ada di Smada, sejumlah 57 orang. Dimulai pukul 08.00 WIB di Ruang Presentasi, kegiatan tersebut dibuka oleh Istianah, S.Psi. selaku pembawa acara.

            Selanjutnya, Abusani, S.Kom., memberikan sambutan sekaligus laporan panitia tentang pelaksanaan IHT tersebut. Secara singkat, Waka Kurikulum SMAN 2 Blitar itu mengungkapkan harapan pelaksanaan kegiatan tersebut adalah terbentuknya modul untuk seluruh mata pelajaran, minimal, satu MGMP dapat menghasilkan minimal 1 modul per-KD, ungkapnya. Harapan itu turut diamini oleh Drs. Ahmad Damanhuri, M.M.Pd., selaku kepala sekolah ketika memberikan sambutan dan pengarahan sebelum acara inti dimulai.

            Selain itu, Damanhuri juga memberikan informasi tentang peletakan batu pertama pembangungan ruang ekstrakuikuler dan ruang olahraga indoor yang akan dilaksanakan di Smada sisi utara. Tidak hanya itu, dalam kesempatan itu beliau juga mengungkapkan harapan adanya peningkatan SDM guru-guru dan juga staff karyawan yang ada di Smada. Salah satu upaya untuk meningkatkan SDM tersebut adalah melalui pelaksanaan IHT itu.

            Berlanjut pada acara inti, IHT penyususunan modul dan e-modul, di sini Abusani, S.Kom. kembali hadir sebagai narasumber. Secara detail, Guru TI tersebut menjelaskah langkah-langkah yang harus dilakukan dan dipersiapkan dalam pembuatan modul. Langkah pertama, memilih pasangan KD dan menentukan tujuan pembelajaran atau target pembelajaran. Setelah menentukan tujuan pembelajaran, barulah menentukan materi pembelajaran yang dibutuhkan dan modul sintaks pembelajaran yang digunakan.

            Untuk memudahkan pengerjaan, Abusani memberikan trik supaya selalu melihat dan mengacu pada RPP yang telah dibuat, sebab poin-poin yang dibutuhkan seperti KD, materi, sintaks, dan sumber belajarpun semua telah tertuang di RPP. Setelah memberikan panduan dan langkah-langkah pembuatan modul, peserta IHT diarahkan untuk bersama MGMP-nya mengisi form isian berupa LK modul yang terdiri dari LK 1-4.

“Jika  semua guru mapel telah mengisi form yang tersedia dan modul jadi, harapannya sekolah bisa mencetak secara massa modul-modul tersebut untuk kebutuhan belajar dan mengajar siswa. Semoga tahun ajaran baru kelak, itu bisa terealisasi,” harapnya menutup kegiatan hari itu.  

 

User Rating: 4 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar ActiveStar Inactive

Blitar – Identitas SMAN 2 Blitar sebagai Sekolah Rujukan dan Adiwiyata Mandiri kian menguat dengan dengan GLS (Gerakan Literasi Sekolah). Ciri khas SMADA sebagai sekolah giat literasi dibuktikan dengan adanya program-program penguatan literasi, salah satunya adalah penerbitan buku setiap tahunnya. Jika tahun-tahun sebelumnya hanya satu buku, tahun ini tak tanggung-tanggung, langsung rilis tiga buku sekaligus. Mutiara Sang Dwija, Arunika, dan Baswara Lekha adalah tiga judul buku yang baru saja dirilis pada Dies Natalis ke-35 SMAN 2 Blitar kemarin, 21 November 2019.

            Peluncuran ketiga buku tersebut ditandai dengan penadatanganan langsung oleh Kacabdin Provinsi Jawa Timur wilayah Kab/Kota Blitar, Drs. Trisilo Budi Prasetyo, M.M. Selain meresmikan launching buku, Kacabdin juga mengungkapkan kesan-kesannya terhadap gerakan literasi di SMAN 2 Blitar. Menurutnya, penerbitan buku oleh siswa dan guru seperti itu merupakan sebuah kegiatan yang sangat positif. Ia juga menambahkan bahwa sejauh ini, SMAN 2 Blitar masih menjadi sekolah pelopor yang mampu menerbitkan buku secara konsisten setiap tahunnya. Hal ini menurutnya harus dipertahankan agar bisa menjadi inspirasi dan contoh bagi sekolah-sekolah lain.

            Widi Astuti, S,Pd., selaku PJK Literasi SMAN 2 Blitar juga mengungkapkan kelegaannya setelah berhasil merealisasikan program literasi tersebut bersama Tim Literasi. Ditemui disela-sela kesibukannya menata buku di stan literasi bersama bersama tim, Widi mengatakan jika tahun ini memang sangat luar biasa. Ketiga buku tersebut merupakan hasil dari lomba menulis intern yang bertajuk “One Day Writing”. Lomba tersebut dilaksanakan pada 21, Agustus 2019 secara serentak diiikuti oleh 297 siswa yang terbagi atas tiga mata lomba, yaitu lomba menulis artikel, puisi, dan cerpen.

            Ketiga lomba tersebut membuahkan beberapa naskah terbaik yang telah lolos seleksi tim juri. Jadilah buku berujudul ‘Arunika’ yang merupakan kompilasi cerpen dan puisi dari 42 penulis, ‘Baswara lekha’ kumpulan 12 artikel popular siswa, dan ‘Mutiara Sang Dwija’ kumpulan 21 kisah inspiratif guru-guru SMADA. Ketiga buku tersebut tidak hanya menjadi bahan literasi internal sekolah, tetapi juga diperuntukkan bagi masyarakat di luar SMADA, termasuk sebagai salah satu koleksi di Perpustakaan Bung Karno.

 

 

Kontak Kami

SMAN 2 NLITAR

Jl. Ciliwung Kelurahan Bendo

Kota Blitar, 66131

Email: info@sman2blitar.sch.id

Phone: +0342 802 229

Webistewww.sman2blitar.sch.id