Arsip Berita

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

 

        

Blitar – 26 November 2021, ekstrakurikuler jurnalistik SMAN 2 Blitar melakukan kegiatan reorganisasi untuk kepengurusan masa bakti 2020/2021. Kegiatan ini dilakukan setiap satu tahun sekali untuk memilih ketua baru, yang akan memimpin Arjuna (sebutan ekskul jurnalistik, red) selama setahun ke depan. Kegiatan reorganisasi ini diikuti oleh semua kelas, mulai dari kelas X, XI dan XII serta pembina jurnalistik. Bertempat di salah satu ruang kelas, XI IPA 4, reorganisasi ini dimulai pada pukul 13.00 sampai 16.00 WIB.

Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Mazaya Absharina Abdillah, Koordinator Berita dan Liputan, selanjutnya yaitu penyabutan dari pembina jurnalistik yaitu Silvia Siwi Anggraini S.Pd., dan dilanjut dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban selama kepengurusan tahun 2020/2021 oleh ketua Jurnalistik Chintana Citra Kusuma Dewi. Dari beberapa proker yang disampaikan, ada beberapa yang terpaksa tidak terlaksana akibat dampak dari kondisi Pandemi Covid-19. Salah satu proker yang berjalan tiap tahun dan sudah menjadi identitas Arjuna adalah penerbitan majalah Kharisma, yang pada tahun ini terpaksa tidak terbit.

Hal utama yang manjadi penyebabnya adalah karena selama masa pandemi ini tidak ada kegiatan yang berlangsung di sekolah, sehingga konten materi yang dibutuhkan juga tidak dapat terpenuhi. Chintana berharap, tahun depan, di tangan ketua terpilih yang baru, penerbitan majalah sekolah kembali bisa dilakukan sebab itu merupakan ciri khas dari Jurnalistik dan sebagai media informasi yang dimiliki sekolah.

"Semoga tahun depan bisa terbit lagi majalah Kharisma dan juga program-programnya lebih baik, lebih fresh. Adik-adik anggota juga lebih giat, kompak, dan kreatif lagi," harap Chintana menutup sambutan dan laporannya.

Setelah agenda laporan dan pertanggungjawaban dari setiap pengurus inti, ketua, wakil, bendahara, sekretaris, dan tiap koordinator divisi, saat yang ditunggu-tunggu tiba, yaitu pemilihan ketua jurnalistik yang baru untuk masa bakti 2021/2022. Adapun kandidat yang akhirnya terpilih melalui pemilihan suara internal anggota Jurnalistik, yaitu Derani Sherly Putri Violita, XI IPA 4. Setelah terpilih, Derani mendapat kesempatan untuk memberikan sambutan dan menyampaikan visi misi yang akan dilaksanakan selama setahun kepengurusan ke depan. Derani juga berharap bahwa nantinya program-program baru yang ia dan pengurus baru canangkan, dapat berjalan maksimal, salah satunya membuat siaran digital di kanal Youtube dan melakukan kunjungan ke redaksi media massa. Kegiatan sore itu ditutup dengan penyerahan jabatan secara simbolik antara ketua lama dan ketua baru, Chintana Citra Kusuma kepada Derani Sherly Putri Violita.

 

 

 

User Rating: 3 / 5

Star ActiveStar ActiveStar ActiveStar InactiveStar Inactive

 

Blitar- Menjelang akhir pembelajaran semester ganjil tahun pembelajaran 2021/2022, siswa kelas XII memiliki hajat besar menyelenggarkan pagelaran drama dalam rangka memenuhi tugas akhir seni budaya, 14-18 November 2021. Satu kelas tergabung menjadi satu kelompok besar untuk menyajikan satu pagelaran drama. Salah satu telah sukses memberikan tampilan terbaik adalah dari XII IPS 1 dengan mengusung lakon “Legenda Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso”.

Kisah yang diangkat dari cerita rakyat Prambanan ini diperankan oleh M. Abid Abdillah (Bandung Bondowoso), Galeh Ardiansyah (Raja Pengging), Rossy Wimala Ariyanti (Roro Jonggrang) dan Rizky Zain (Prabu Baka). Seperti kisah legenda Prambanan pada umumnya, Bandung Bondowoso ingin meminang Roro Jonggrang sebagai istri, namun harus mampu memenuhi syarat yang diajukan Roro Jonggrang, yaitu membangun 1000 candi dalam semalam. Berkat tipu daya Roro Jonggrang, akhirnya upaya Bandung Bondowoso menggenapkan seribu candi gagal. Murkalah si Bandung Bondowoso dan akhirnya menjatuhkan kutukan pada si Roro Jonggrang untuk menjadi satu penggenap dari 999 candi yang telah dibuatkan bala jin utusan Bandung Bondowoso.

Sajian dari kelas yang diketuai Avika Putri Kusumawardani ini mendapat apresiasi positif dari Suprapti, S.Sn., selaku guru pengampu mapel seni budaya. Menurut Suprapti, suguhan XII IPS 1 sangat totalitas baik dari setting panggung, tata busana, musik, maupun acting para pemain.

“Sangat puas sekali dengan totalitas anak-anak. Saya tidak menyangka jika tampilannya akan sebagus ini. Insyaallah nanti yang paling baik, akan saya rekomendasikan untuk ditampilkan ulang di pentas DN (Dies Natalis) nanti,” ungkap Suprapti saat diwawancarai oleh redaksi Arjuna Smada.

Bagi yang penasaran dengan sajian pentas drama kolosal dari XII IPS 1 ini, warga Smada bisa melihat tayangannya yang sudah diunggah di kanal Youtube kelas mereka di sini. Kabar baiknya, mereka juga akan tampil lagi dengan membawakan cerita yang sama namun dikemas lebih apik dengan kolaborasi bersama guru-guru Smada di acara puncak ulang tahun Smada, 15 Desember 2021, mendatang.

 

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

 

Blitar – Ada yang berbeda pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Smada kali ini. Di usianya yang kini memasuki tahun ke-37, Smada lebih matang dan dewasa, jika dianalogikan layaknya manusia. Pertambahan usia ini ditandai dengan ucapan syukur dan lantunan doa-doa untuk keberkahan dan keberlangsungan SMAN 2 Blitar yang lebih baik. Acara terebut dikemas dalam Istighosah dalam Rangka Dies Natalis ke-37 Smada, Jumat (19/11/2021).

Sedikit berbeda dengan penyelenggaraan tahun lalu, istighosah kali ini tidak melibatkan seluruh warga sekolah secara langsung. Hal ini dikarenakan situasi saat ini masih pandemi dan harus menerapkan protokol kesehatan serta membatasi kerumunan. Oleh karena itu, demi tetap menjaga kekhidmatan istighosah, panitia membatasi untuk peserta yang mengikuti secara langsung di sekolah.

Setiap kelas diwajibkan mengirimkan perwakilannya dua orang, terdiri dari satu siswa dan satu siswi untuk kelas X dan XI. Sementara untuk kelas XII, perwakilan perkelas empat orang, terdiri dari dua siswa dan dua siswi. Untuk siswa lainnya, tetap mengikuti jalannya istighosah melalui tayangan langsung yang disiarkan di kanal Youtube Smada.

Hal lain yang berbeda pada pelaksanaan istighosah kali ini adalah yang bertindak sebagai pemimpin doa dan tahlil adalah para guru Smada sendiri. Bahkan, kepala sekolah, Drs. Ahmad Damanhuri, juga ikut ambil bagian. Adapun guru-guru yang memimpin jalannya doa dan istighosah bersama kala itu adalah Drs. M. Toipuri, Dafiqli, S.Pd.I., dan M. Ulul Azmi, S.Pd.

Acara yang berlangsung di aula Smada itu berlangsung cukup khidmat, meski dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Penggunaan masker tidak pernah lepas. Peserta juga duduk berjarak.

Ketua panitia kegiatan ini, M. Ulul Azmi, S.Pd., mengakui jika istighosah kali ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Karena pandemi, kan, kita tidak boleh berkerumun dan mengumpulkan semua siswa. Jadi, hanya perwakilan saja. Bedanya lagi, tahun ini pemimpin doanya adalah dari guru-guru Smada sendiri.”

Guru PAI itu juga berharap jika pandemi ini segera berakhir dan enyah dari Indonesia agar kegiatan semacam ini bisa dilaksanakan kembali dengan melibatkan seluruh warga Smada. Acara yang berlangsung dari jam 07.00 pagi hingga pukul 10.00 siang itu ditutup dengan pemberian santuan kepada anak yatim dan doa bersama. Tayangan selengkapnya kegiatan ini dapat dinikmati ulang di kanal Youtube resmi SMAN 2 Blitar, silakan klik di sini.

 

 

 

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

Blitar, sman2blitar.sch.id— Menyambut pekan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil akhir November 2021, SMA Negeri 2 Blitar menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru In House Training (IHT) Penilaian Hasil Pembelajaran, Rabu-Kamis (24-25 November 2021). Bertempat di ruang guru Smada, IHT kali ini diikuti oleh seluruh guru mapel, sejumlah 50 guru dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan ala Covid-19.

 

Bertindak selaku narasumber utama, Abusani, S.Kom., menjelaskan perihal proses pengolahan nilai hingga alur input  ke e-rapor yang sebenarnya setiap semester selalu dilakukan. Tidak ada perbedaan yang cukup signifikan dari IHT Penilaian Hasil Pembelajaran yang selalu dilakukan di semester sebelumnya, IHT kali ini besifat penyegaran, bertujuan untuk me-refresh ingatan guru-guru selaku pelaku penilaian.

Salah satu bentuk penyegaran yang diberikan oleh Waka Kurikulum SMAN 2 Blitar tersebut adalah tentang tata cara mengolah nilai siswa dengan memanfaatkan fungsi atau rumus vlookup yang terdapat pada microsoft excel. Tentunya ini bukanlah sesuatu yang baru, tetapi Abusani merasa perlu untuk menguatkan kembali keterampilan Bapak/Ibu Guru dalam mengolah nilai menggunakan rumus tersebut.

Rumus vlookup atau kepanjangan dri vertical lookup merupakan fungsi excel yang mampu membuat pencarian nilai tertentu dalam kolom (atau terkadang disebut juga table array), lalu mengembalikan nilai tertentu dari kolom lain yang berada di baris yang sama (dari table array). Cara ini sangat efektif dan praktis untuk membantu Bapak/Ibu Guru dalam mengolah nilai rapor, dibandingkan dengan pengolahan secara manual.

Salah satu peserta IHT yang terlihat tetap antusias menyimak penjelasan Abusani adalah Eko Yusanah, S.Pd. Guru Bahasa Inggris ini mengaku tetap memiliki antusias untuk mengikuti tutorial yang diberikan Abusani meskipun harus tertatih-tatih.

“Tetap semangat mengikuti dan belajar terus, meskipun berat. Sepertinya mudah kalau melihat cara Pak Abu mempraktikkan,” ungkap Eko Yusanah.

Selain menyoal penilaian, Abusani juga memotivasi para guru untuk membiasakan diri dengan segala piranti digital, termasuk selaga bentuk administrasi pembelajaran. Ia berharap, Smada bisa mengikuti jejak sekolah-sekolah lain yang sudah terlebih dahulu menjadi Sekolah Digital. Ini merupakan terobosan baru di dunia pendidikan. Program ini memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam berbagai aspek sistem pembelajaran dan pengajaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive

 

 

 

 

 

 

Blitar – Jelang peringatan Bulan Bahasa yang jatuh pada 28 Oktober 2021, Tim Gerakan Literasi Sekolah (GLS) SMA Negeri 2 Blitar adakan pelatihan menulis fiksi dengan mengusung tema “ Literasi sebagai Media Eksistensi dan Aktualisasi Diri di Masa Pandemi”. Acara ini mendatangkan pemateri langsung dari Universitas Negeri Malang, seorang dosen muda sekaligus penulis yang sudah malang melintang di dunia fiksi maupun nonfiksi, yaitu M Nurfahrul Lukmanul Khakim, S.Pd., M.Pd., Rabu (27 Oktober 2021).

Acara yang dihelat di aula Smada ini dimulai pukul 09.00 WIB dengan materi utama penulisan cerpen dan puisi. Peserta yang hadir sejumlah 70 siswa, terdiri dari anggota ekstrakurikuler jurnalistik, KIR, Ikajarika, dan beberapa perwakilan kelas, terdiri dari kelas X, XI, dan XII. Sebelum menerima materi utama, peserta terlebih dahulu diberikan suguhan penampilan baca puisi dan monolog dari M. Rafli, Fhilmal Siana, dan Laili Mawadarur Rohmah (parade puisi) dan Wahyu Andy (monolog). Mereka ini adalah peserta FLS2N yang mewakili sekolah beberapa waktu lalu. Sebagai bentuk apresiasi atas karya dan kreativitas mereka, Tim GLS mewadahi untuk tampil kembali pada kesempatan kali ini.

Tiba saat memberikan materi, Fahrul Khakim—nama pena pemateri—memberikan game ringan seputar literasi. Anak-anak menjawab kuis singkat dengan cepat melalui aplikasi kahoot. Sorak-sorai peserta menggema memenuhi aula tatkala namanya muncul menjadi juara. Ada hadiah menarik dari pemateri untuk peserta yang juara. Salah satu hadiah spesialnya adalah karya terbaru dari Fahrul Khakim, antologi cerpen berjudul Artefak Rindu yang baru saja ia terbitkan bulan ini.

“Menulis itu harus dibiasakan. Jika ingin bisa menulis yang bagus, maka banyak-banyaklah baca buku atau bacaan yang bagus juga. Selain itu, harus rajin menulis dan juga ikut lomba. Dengan ikut lomba, kita akan tahu, bagaimana kualitas karya kita,” tutur dosen muda di Fakultas Ilmu Sosial UM tersebut.

Setelah mendapatkan materi, para peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung ilmu kepenulusan yang telah didapat. Dalam waktu kurang dari 60 menit, siswa-siswi bisa menghasilkan sebuah cerpen singkat dan juga puisi. Fahrul memberikan kesempatan beberapa peserta untuk membacakan karyanya dan ia berikan apresiasi serta masukan.

Di akhir acara, Widi Astuti, S.Pd., PJK Literasi SMAN 2 Blitar, memberikan motivasi dan penguatan agar para siswa semangat untuk berkarya, utamanya menulis fiksi. Ia berharap agar anak-anak tersebut mampu melanjutkan karya yang sudah dibuat di acara itu hingga menjadi karya yang utuh dan layak baca.

“Insyaallah nanti tahun depan kita akan buat buku lagi. Modalnya, ya, naskah dari anak-anak ini. Makanya nanti anak-anak lanjutkan lagi karya yang sudah dibuat hingga menjadi naskah utuh. Itu nanti akan menjadi tabungan karya kita untuk agenda penerbitan buku selanjutnya,” tutur guru Bahasa Inggris tersebut menutup acara.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kontak Kami

SMAN 2 NLITAR

Jl. Ciliwung Kelurahan Bendo

Kota Blitar, 66131

Email: info@sman2blitar.sch.id

Phone: +0342 802 229

Webistewww.sman2blitar.sch.id