Arsip Berita

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

 

Blitar, sman2blitar.sch.id – Prestasi jelang tutup tahun 2020 dipersembahkan oleh tim Pramuka pangkalan SMAN 2 Blitar dalam giat Kirab Pandu Praja Patria (KP3) ke-XIV tahun 2020 yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Blitar, 10 November 2020. Memperoleh juara umum kedua dan bersaing dengan 29 sekolah lain se-Jawa Timur, Pramuka Smada berhasil mengumpulkan poin sebanyak 1126 poin yang diperoleh dari beberapa kategori lomba yang diikuti oleh tim Pramuka putra dan putri.

Kirab Pandu Praja Patria merupakan ajang pertemuan Pramuka Penggalang, Penegak, dan Pandega yang diadakan setiap tahun. Kegiatan ini menjadi wadah untuk membentuk dan melatih karakter disiplin, terampil, tertib, dan loyalitas anggota Pramuka. Adapun beberapa bentuk kegiatan yang dilombakan dalam KP3 ini diantaranya adalah Lomba Kreasi Formasi Baris Berbaris (LKFBB), Yel-yel, Cerdas Cermat, dan lomba video yang pada masa pandemi ini diselenggarkan secara virtual.

Adapun capaian yang diperoleh sangga putra dan putri Smada diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Juara 1 LKBFBB Putra;
  2. Juara 2 LKFBB Putri;
  3. Juara 3 Sangga Terbaik Putra;
  4. Juara 3 Sangga Terbaik Putri;
  5. Juara Umum 2 (Pangkalan).

Agus Ainur Rokhim, S.Pd., pembina Pramuka untuk putra, menyatakan jika khususnya di masa pandemi ini, anak-anak Pramuka sedikit mengalami hambatan dan tintangan, salah satunya dalam proses latihan beberapa anggota sempat jatuh sakit dan kendala izin orang tua, mengingat ini masa pandemi.

 “Dalam proses latihanpun anak-anak banyak sekali yang  mengalami hambatan dan rintangan, dimulai dari personil yang jatuh sakit karena kelelahan dan hujan juga. Bahkan juga terkendala tempat latihan serta izin orang tua,” tutur Agus.

 Meski demikian, lanjut Agus, hambatan dan rintangan itu justru menjadi pelecut semangat bagi dirinya dan anak-anak binaannya untuk semakin giat berlatih demi membuktikan prestasi mereka, khususnya bagi orang tua dan Smada tercinta.

“Anak-anak mampu menjelaskan dan membuktikan kepada orang tua mereka bahwa mereka bisa bertanggung jawab dengan apa yang mereka lakukan dan pastinya ingin membangun pramuka SMA 2 lebih baik lagi dengan prestasi,” tutup guru BK itu.

Adapun tampilan Pendobrak SMAN 2 Blitar dapat dilihat pada unggahan Youtube Pramuka Putra dan pramuka putri.

 

 

 

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

 

 

Blitar, sman2blitar.sch.id – Angellita Rahma Trsinaning Putri, siswi IPA 5.1 SMAN 2 Blitar ini baru saja memenangkan lomba desain poster yang digelar oleh KPU Kota Blitar, 4 Desember 2020. Lomba yang diperuntukkan bagi masyarakat umum tersebut merupakan gelaran KPU Kota Blitar dalam rangka menyambut Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Blitar tahun 2020 yang akan dilaksanakan secara serentak pada 9 Desember 2020 mendatang.

Poster yang diunggah di akun Instagram pribadi Angeliita, @ara_ch8, itu menyerukan tentang ajakan kepada masyarakan yang telah memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik pada 9 Desember 2020 nanti. Seruan antihoaks dan tolak money politik  juga didengungkan pada poster yang diunggah pada 28 Novermber 2020 tersebut. Tidak lupa, pada caption-nya, Angellita juga menyerukan masyarakan pemilih untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan ketika mengunjungi TPS nanti.

Terakhir, dalam unggahan instagramnya itu, Angellita juga berpesan untuk menjadi pemilih yang pintar, sebab satu suara sangat menentukan masa depan Kota Blitar.

“Jadilah pemilih yang pintar dan bijak dengan tidak tergiur money politik dan tidak mudah termakan isu hoaks. Satu suaramu sangat berarti karena menentukan masa depan Kota Blitar,” tulisnya pada unggahan Instgramnya yang telah disukai sebanyak 60 pengguna tersebut.

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

 

Blitar, sman2blitar.sch.id – Bertepatan dengan Hari Guru Nasional, SMAN 2 Blitar menyelenggarakan kegiatan IHT Penilaian dan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Blitar, Ramli, S.Pd., M.M., bekerja sama dengan Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Ganesha Operation. AKM ini tidak hanya disosialisasikan kepada guru saja tetapi juga kepada siswa, khususnya kelas XI. IHT ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan baru Manteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI, Nadiem Makarim, tentang penghapusan Ujian Nasional (UN) dan diganti menjadi Asesmen Nasional (AN), sebagai standar kelulusan mulai tahun 2021 mendatang (Rabu, 25 November 2020).

“Ada tiga instrumen penilaian dalam AN, yaitu AKM, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar. Tujuan utaman AN ini untuk memetakan mutu satuan pendidikan, termasuk di SMAN 2 Blitar nantinya,” terang  Drs. Heri Hamsah, M.M., pengajar matematika, sekaligus staff ahli direski bidang materi online dari Ganesha Operation yang kala itu menjadi pengisi materi IHT.

AKM, lanjut Heri, mengukur dua keterampilan dasar, yaitu literasi membaca dan literasi numerasi, kepekaan bernalar tentang teks (bahasa) dan angka (matematika). Pada literasi membaca dan numerasi, kompetensi yang dinilai mencakup: (1) keterampilan berpikir logis-sistematis, (2) keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, dan (3) keterampilan memilah serta mengolah informasi.

Soal-soal dalam Asesmen Kompetensi Minimal menyajikan masalah-masalah dengan beragam konteks, sehingga tujuannya memang tidak hanya sekadar mengukur penguasaan siswa terhadap konten saja, tetapi lebih pada kompetensi yang mendalam dan menyeluruh. Nantinya, tidak hanya siswa saja yang akan menjadi sasaran penilaian Asesmen Nasional ini. Guru dan kepala sekolah di tiap satuan pendidikan juga akan menjadi target pelaksana penilaian nasional ini. Jika siswa mengerjakan soal-soal AKM, untuk kepala sekolah dan guru nantinya mengerjakan atau mengisi bagian Survei Lingkungan Belajar.

Meski tidak membutuhkan persiapan khusus layaknya menghadapi Ujian Nasional (UN), tetapi Asesmen Nasional, khusus AKM, ini tetap membutuhkan persiapan yang maksimal.

“Memang hanya sample saja nantinya dipilih 45 siswa persekolah untuk mengerjakan (AKM). Tetapi sekolah tetap harus menyiapkan seluruh siswanya, karena kita tidak tahu nantinya siapa saja yang ditunjuk menjadi sample itu. Untuk itu memang perlu adanya kekompakan dan kerja sama yang baik dari seluruh unsur sekolah, khususnya guru dan siswa,” tutup Heri.

Asesmen Nasional untuk kelas 11 SMA/MA akan dilaksanakan pada pekan pertama Maret 2021 mendatang. Nantinya, hasil Asesmen Nasional tidak ada konsekuensinya untuk sekolah dan murid, tetapi lebih difokuskan sebagai bahan pemetaan untuk mengetahui kondisi sekolah yang sebanarnya dan sebagai bahan evaluasi pendidikan.

 

 

 

 

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

Blitar, sman2blitar.sch.id – Refreshing sejenak dari rutinitas mengajar daring dan luring di masa pandemi, sekelompok guru yang mewakili Dharma Wanita Persatuan Unit SMAN 2 Blitar memilih banting stir bermain karawitan. Meski tidak memiliki basic kesenian atau karawitan yang kental, namun kesebelas guru wanita yang digawangi oleh Nadhiyah Kusmiari, S.Pd., ini tampak piawai memainkan saron, demung, dan kawan-kawannya.

Mulanya, kegiatan karawitan ini direncanakan untuk pentas virtual dalam rangka memeriahkan HUT Jawa Timur pada bulan Oktober 2020 lalu. Akhirnya, berlanjut sebagai pengisi hiburan pada saat SMAN 2 Blitar menjadi tuan rumah kegiatan Dharma Wanita Persatuan yang dihadiri Wahyu Dina Widari, S.Sos., Ketua DWP Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Blitar.

Sesuai dengan identitas Dharma Wanita Persatuan, salah satu tembang yang dimainkan adalah Mars Dharma Wanita yang telah diaransemen ulang oleh Deni Rahmat Setyawan, S.Sn., pelatih karawitan yang didatangkan khusus untuk mendampingi para guru tersebut berlatih.

Selain Mars Dharma Wanita, ada juga gendhing Gugur Gunung, Blitar, Mbok Ya Mesem, Ricik-Ricik, dan Pepeling. Meski mengaku berlatih hanya beberapa minggu, itupun harus membagi waktu dengan jadwal dan kegiatan mengajar, namun 12 guru yang terdiri dari Pradianna, Nadhiyah Kusmiari, Betty Agustina, Asriana, Silvia Siwi Anggraini, Sri Endah Budi, Titin Khoiriyah, Tatik Ngesti Rahajoe, Eko Wahyu Andrechiana, Dini Aisyafahmi, dan Stya Budi Asih itu tampak luwes mengiringi alunan gendhing yang dilantunkan Sulistyorini dan dua sinden siswa.

“Karawitan ini sekaligus refresing kami dari penatnya mengajar daring. Hiburan tersendiri,” ungkap Nadhiyah, guru PPKn itu.

Selain sebagai sarana hiburan, bermain karawitan juga merupakan bentuk nguri-uri budaya, melestarikan budaya nusantara, khususnya budaya Jawa. Sebelumnya, kelompok kesenian karawitan Smada Loka yang diisi siswa-siswi ekstrakurikuler karawitan, juga tampil virtual dalam lomba Feskar Internasional Mabes TNI 2020 dan berhasil menyabet juara 2 kategori pelajar.

“Rencananya tahun depan tetap berlanjut (bermain karawitan), karena teman-teman sangat antusias dan ini penting untuk tetap dilestarikan,” harap Nadhiyah. Adapun tampilan grup karawitan SMAN 2 Blitar dapat dinikmati di sini.

 

 

 

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

 

penampilan tim karawitan Sanggar Smada Loka

 

 

Blitar, sman2blitar.sch.id – Berada di masa pandemi bukan halangan untuk tetap berkarya dan menorehkan prestasi. Itulah prinsip yang diusung Sanggar Seni Smada Loka, ekstrakurikuler karawitan SMA Negeri 2 Blitar, yang sukses menjadi juara 2 dalam “Festival Karawitan Internasional Feskar Mabes TNI 2020, Piala Sri Sultan Hamengkubuwono X & K.G.P.A.A. Paku Alam X. Berlaga secara virtual, Tim Karawitan Smada dan 107 peserta lainnya yang terbagi atas dua kategori, umum dan pelajar, membawakan dua tembang dengan tetap memperhatikan standar protokol kesehatan ala Covid-19, (Sabtu, 24 Oktober 2020).

Adapun dua tembang yang disajikan Sanggar Smada Loka (SSL) binaan Nadhiyah Kusmiari, S.Pd., dan Stya Budi Asih, S.S., itu adalah Ladrang Nuswantara Laras Pelog Pathet Nem, sebagai tembang wajib dan Lancaran Penghijauan Laras Slendro Pathet Manyura, sebagai tembang pilihannya. Ldr. Nuswantara sendiri merupakan tembang yang menceritakan tentang keindahan dan kultur kemajemukan budaya Indonesia yang di dalamnya juga memuat tentang pesan keselamatan dan kemajuan untuk NKRI. Sedangkan Lnc. Penghijauan adalah tembang pilihan yang dinilai sesuai dengan identitas SMA Negeri 2 Blitar sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri.

Menurut Dhanurdhara Wasi’ Wicaksono, salah satu siswa yang menjadi narator prolog sekaligus pemain rebab, ia dan 19 teman lainnya hanya memiliki waktu kurang dari dua minggu untuk berlatih. Di bawah bimbingan pelatih Deni Rahmat Setyawan, S.Sn., ia dan kawan-kawannya yang notabene masih memiliki skill karawitan yang terbatas, merasa tertantang untuk mengikuti lomba tersebut. Selain tantangan dari segi teknik dan penyajian, kekompakan tim juga menjadi tantangan tersendiri menurut penuturannya.

“Tantangannya banyak, salah satunya untuk bisa full time dan full team. Mengingat kami semua beda kelas dengan jadwal yang berbeda pula. Apalagi ada yang ikut pembelajaran tatap muka  dan juga daring. Baru bisa latihan tertib bersama-sama itu H-2,” beber siswa penghuni IPS 5.1 tersebut.

Feskar Mabes TNI Tahun 2020 sendiri merupakan perlombaan karawitan internasional yang digelar atas kerja sama Mabes TNI dan Keraton Yogyakarta, untuk memperebutkan piala Sri Sultan Hamengku Buwono X dan S.D.K.G.P.A.A  Paku Alam X. Adapun peserta yang turut berpartisipasi dalam festival virtual tersebut sejumlah 108 yang terdiri dari 86 peserta kelompok umum berskala internasional dan 22 peserta kelompok pelajar berskala nasional dari tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK.

Peserta yang masuk nominasi diundang secara virtual untuk menyaksikan Malam Puncak Pengumuman Hasil Kejuaraan Festival Karawitan Mabes TNI Hamengku Buwono Cup dan Paku Alam Cup 2020 pada Sabtu malam, 24 Oktober 2020, pukul. 20.00 WIB. SMA Negeri 2 Blitar sebagai juara dua kategori pelajar mendapat hadiah berupa piala dan dana pembinaan sebesar Rp. 7.500.000,00 yang diserahkan secara virtual oleh Gubernur DIY.

Keikutsertaan tim karawitan SMA Negeri 2 Blitar dalam Feskar ini merupakan salah satu bentuk partisipasi sekaligus upaya untuk turut serta melestarikan budaya nusantara, khususnya karawitan. Pengambilan video untuk lomba tersebut dilaksanakan di Gedung Kesenian Aryo Blitar yang beralamat di Jalan Kenari 9, Plosokerep, Sananwetan, Kota Blitar, pada Senin, 19 Oktober 2020, pukul 19.00 WIB. Bagi yang tertarik dan penasaran dengan penampilan tim karawitan Sanggar Smada Loka SMA Negeri 2 Blitar bisa mengeklik di sini.

penampilan tim karawitan Sanggar Smada Loka

 

Dhanur dan rebab yang menjadi daya tarik penampilan Sanggar Smada Loka
Dhanur sedang memainkan rebab yang menjadi salah satu daya tarik penampilan Sanggar Smada Loka
pengrawit Sanggar Smada Loka

Kontak Kami

SMAN 2 NLITAR

Jl. Ciliwung Kelurahan Bendo

Kota Blitar, 66131

Email: info@sman2blitar.sch.id

Phone: +0342 802 229

Webistewww.sman2blitar.sch.id