Arsip Berita

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

 

Blitar, sman2blitar.sch.id— Menyambut pekan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil akhir November 2021, SMA Negeri 2 Blitar menggelar kegiatan peningkatan kompetensi guru In House Training (IHT) Penilaian Hasil Pembelajaran, Rabu-Kamis (24-25 November 2021). Bertempat di ruang guru Smada, IHT kali ini diikuti oleh seluruh guru mapel, sejumlah 50 guru dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan ala Covid-19.

 

Bertindak selaku narasumber utama, Abusani, S.Kom., menjelaskan perihal proses pengolahan nilai hingga alur input  ke e-rapor yang sebenarnya setiap semester selalu dilakukan. Tidak ada perbedaan yang cukup signifikan dari IHT Penilaian Hasil Pembelajaran yang selalu dilakukan di semester sebelumnya, IHT kali ini besifat penyegaran, bertujuan untuk me-refresh ingatan guru-guru selaku pelaku penilaian.

Salah satu bentuk penyegaran yang diberikan oleh Waka Kurikulum SMAN 2 Blitar tersebut adalah tentang tata cara mengolah nilai siswa dengan memanfaatkan fungsi atau rumus vlookup yang terdapat pada microsoft excel. Tentunya ini bukanlah sesuatu yang baru, tetapi Abusani merasa perlu untuk menguatkan kembali keterampilan Bapak/Ibu Guru dalam mengolah nilai menggunakan rumus tersebut.

Rumus vlookup atau kepanjangan dri vertical lookup merupakan fungsi excel yang mampu membuat pencarian nilai tertentu dalam kolom (atau terkadang disebut juga table array), lalu mengembalikan nilai tertentu dari kolom lain yang berada di baris yang sama (dari table array). Cara ini sangat efektif dan praktis untuk membantu Bapak/Ibu Guru dalam mengolah nilai rapor, dibandingkan dengan pengolahan secara manual.

Salah satu peserta IHT yang terlihat tetap antusias menyimak penjelasan Abusani adalah Eko Yusanah, S.Pd. Guru Bahasa Inggris ini mengaku tetap memiliki antusias untuk mengikuti tutorial yang diberikan Abusani meskipun harus tertatih-tatih.

“Tetap semangat mengikuti dan belajar terus, meskipun berat. Sepertinya mudah kalau melihat cara Pak Abu mempraktikkan,” ungkap Eko Yusanah.

Selain menyoal penilaian, Abusani juga memotivasi para guru untuk membiasakan diri dengan segala piranti digital, termasuk selaga bentuk administrasi pembelajaran. Ia berharap, Smada bisa mengikuti jejak sekolah-sekolah lain yang sudah terlebih dahulu menjadi Sekolah Digital. Ini merupakan terobosan baru di dunia pendidikan. Program ini memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam berbagai aspek sistem pembelajaran dan pengajaran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

 

Blitar, sman2blitar.sch.id, Sebuah prestasi ditorehkan di tengah masa Pandemi Covid-19 oleh Sherly Surya Buana, siswi SMAN 2 Blitar, dalam kompetisi Ki Hajar Dewantara Cup 2021 kategori Bahasa Indonesia. Ajang perlombaan berskala nasional tersebut diikuti oleh lebih dari 500 siswa dari berbagai sekolah yang ada di Indonesia. Dalam kompetisi virtual yang digelar Insight Olimpiade dengan dukungan Dinas Pendidikan Jawa Timur serta UIN Surabaya tersebut, SMAN 2 Blitar berhasil menduduki juara kedua, mengungguli 500-an sekolah lain. Prestasi ini otomatis menambah sederet prestasi SMAN 2 Blitar, khususnya di masa pandemi. Sebelum ini, tim Paskibraka Smada juga turut menyumbangkan tropi kejuaraan dalam LKBB Proklamator 2021.

Sherly, siswi dari XI IPA 1, mengaku terkejut dan tidak menyangka ketika melihat namanya tercatut dalam pengumuman melalui instagram berikut ini. Dirinya, bersama 8 teman lainnya yang mengikuti ajang perlombaan mata pelajaran tingkat nasional tersebut, mengaku baru pertama kali mengikuti ajang serupa dan belum memiliki pengalaman atau gambaran apapun terkait lomba tersebut.

"Baru pertama (ikut lomba, red). Nggak nyangka dan bersyukur sekali," ungkap dara manis yang juga memiliki hobi dan sederet prestasi di bidang tarik suara itu. Meski persiapan untuk mengikuti lomba cukup singkat dan tanpa tatap muka, namun ia mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada para guru yang telah membimbingnya dan mengarahkannya hingga mendapatkan hasil yang maksimal, khususnya para guru Bahasa Indonesia yang dengan sukarela memberi bimbingan dan pembinaan melalui grup Whatsapp.

"Bimbingannya virtual, lewat WA. Diberi soal, lalu kami mengerjakan, dan lantas dibahas bersama," pungkas gadis kelahiran Blitar, 17 Juli 2003 saat ditanya tentang metode bimbingan yang dilakukan Tim MGMP Bahasa Indonesia di masa pandemi corona.

"Selamat untuk Sherly, semoga perolehan juara ini bisa memotivasi adik-adik kelasnya untuk mengikuti jejak prestasi Sherly selanjutnya," harap Siti Masfupah. S.Pd., salah satu guru Bahasa Indonesia yang turut membina Sherly. Adapun daftar 500 peserta yang mengikuti kompetisi Bahasa Indonesia Ki Hajar Dewantara Cup 2021 dapat dilihat di sini.

 

Penilaian: 5 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan Bintang

 

Blitar, sman2blitar.sch.id – Era baru Pandemi Covid-19 yang hingga kini belum juga berakhir, mau tidak mau telah memaksa seluruh insan pendidikan untuk bertransformasi bersahabat dengan IT. Inilah yang akhirnya menginisiasi Tim Kurikulum SMAN 2 Blitar untuk membekali para guru dengan penguasaan IT melalui kegiatan In House Training Pembuatan Media Pembelajaran. Bertindak sebagai narasumber utama, Abusani, S.Kom., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum sekaligus Koordinator Tim IT SMAN 2 Blitar, IHT yang berlangsung dua hari itu, diikuti seluruh guru mata pelajaran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, Jumat-Sabtu, (23-24 April 2021).

Sebenarnya, dalam penjelasannya, Abusani mengatakan jika seluruh guru memiliki kebebasan  untuk menentukan media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran. Sejatinya, telah berjalan selama ini, media pembelajaran utama yang digunakan dalam pembelajaran daring di SMAN 2 Blitar adalah Microsoft Teams. Selain media utama tersebut, guru bebas menggunaakan media apapun, selama itu dapat memfasilitasi siswa dalam mengakses pembelajaran secara virtual.

Pada kesempatan itu, Abusani ingin memberikan penyegaran terkait media lain yang cukup familiar digunakan dalam pembelajaran virtual saat ini, yaitu Google Classroom. Google classroom adalah salah satu produk dari google. Google Classroom merupakan layanan online gratis untuk sekolah, lembaga non-profit dan siapa pun yang memiliki akun Google. Google Classroom memudahkan siswa dan guru agar tetap terhubung, baik di dalam maupun di luar kelas. Google Classroom adalah platform pembelajaran campuran yang dikembangkan oleh Google untuk sekolah yang bertujuan menyederhanakan pembuatan, pendistribusian dan penetapan tugas dengan cara tanpa kertas.

Dengan menggunakan Google Classroom, guru bisa membuat kelas maya, mengajak siswa gabung dalam kelas, memberikan informasi terkait proses KBM, memberikan materi ajar yang bisa dipelajari siswa baik berupa file paparan maupun video pembelajaran, memberikan tugas kepada siswa, membuat jadwal pengumpulan tugas dan lain-lain.

Adapun langkah-langkah menggunakan akun Google Classroom untuk guru melakukan pembalajaran adalah sebagai berikut.

  1. Memulai membuat kelas maya dengan google classroom, buka alamat web https://classroom.google.com, lalu login menggunakan akun gmail, jika belum memiliki maka buat dulu akun gmail melalui https://mail.google.com/.
  2. Silahkan klik tanda (+) dan akan ada pilihan untuk join classatau create class, untuk guru silahkan create class.
  3. Silahkan buat nama kelas dengan mengisi form berikut, dan klik create.
  4. Selanjutnya akan masuk ke halaman kelas. Kode kelas yang muncul di setiap kelas dibagikan ke siswa supaya mereka bisa bergabung. Selanjutnya guru bisa posting informasi, bagikan file materi, file video dengan klik add lalu klik post.
  5. Untuk memberikan tugas kepada siswa guru tinggal klik  Pada menu classworkada beberapa pilihan tugas yang bisa diberikan guru diantaranya:
  6. Assignment, fitur ini guru bisa memberikan tugas seperti mengerjakan soal tetapi soalnya diketik langsung di form tersebut, bisa memberikan tugas membuat rangkuman, dan lain-lain. Bisa diatur waktu kapan siswa mengerjakan tugas yang diberikan.
  7. Setelah dibuatkan tugasnya lalu klik assignJika siswa sudah mengerjakan tugas yang diberikan, maka guru bisa memantau siswa yang sudah mengerjakan dan yang belum. Selanjutnya untuk siswa yang sudah mengerjakan soal silahkan berikan nilai untuk masing-masing siswa sesuai tugas yang sudah dikumpulkan.
  8. Untuk membuat soal klik Blank Quiz maka akan terhubung dengan google form, lalu buatlan soal bisa pilihan ganda atau uraian, berikan kunci jawaban dan bobot untuk semua soal dengan total nilai maksimum 100. Selesaikan pembuatan soal sampai sejumlah soal yang dikendaki. Jika sudah selesai kembali ke kelas dan klik assign.
  9. Question, fitur ini bisa dimanfaatkan guru jika akan memberikan pertanyaan kepada siswa hampir sama, dengan fitur assignment
  10. Material, fitur ini bisa dimanfaatkan guru jika akan memberikan materi yang bisa dipelajari siswa berupa file paparan, modul atau video pembelajaran.  Jika sudah melampirkan file maka klik post.
  11. Semua tugas dan bahan yang diberikan guru di classwork akan muncul di bagian beranda (stream), jadi siswa akan bisa memantau info apa terkait aktivitas kelas. Pada bagian ini juga siswa bisa berdiskusi dengan guru atau siswa lainnya. Untuk melihat progres pengisian tugas-tugas yang diberikan siswa, guru bisa mengontrol pada fitur grades.

Meski para guru yang menjadi peserta IHT hari itu mengaku sudah cukup nyaman dan familiar dengan Teams, namun mereka tidak menyerah untuk belajar Google Classroom yang dianggap juga memiliki kemenarikan yang tidak kalah dengan Teams.

“Selama ini kan sudah terbiasa pakai (Microsoft) Teams. Tapi ingin juga mencoba Classroom, karena anak-anak sepertinya juga sudah familiar dengan itu,” ungkap Widi Astuti, S.Pd., guru Bahasa Inggris, yang terlihat antusias mengikuti tahap demi tahap tutorial dari sang narasumber.

 

 

Penilaian: 4 / 5

Aktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangAktifkan BintangNonaktifkan Bintang

 

 

 

Blitar, sman2blitar.sch.id – Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, M.T., menghadiri acara peresmian gedung kelas baru SMAN 2 Blitar. Peresmian ini juga dihadiri oleh seluruh kepala SMK/SMA/PK-PLK di wilayah Kabupaten dan Kota Blitar dengan diiringi serangkaian kegiatan lainnya, mulai dari santunan anak yatim, launching produk literasi Smada, talk show Asah Kepedulian Anggota DWP, dan ditutup dengan room tour  mengunjungi stand bazar serta puncaknya melakukan pemotongan pita gedung kelas baru, Rabu, (07/04/2021).

Beberapa stand bazar yang turut memeriahkan acara pada Rabu siang itu dengan menawarkan aneka produk lokal hasil kerajinan dan kreativitas siswa, sekolah, maupun anggota Dharma Wanita. Salah satunya adalah stand Literasi Sman 2 Blitar yang memamerkan beberapa buku hasil karya siswa maupun kolaborasi siswa dan guru di bidang literasi dari tahun 2017 hingga tahun 2021. Satu karya terbaru yang juga turut di-launching oleh Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT, adalah buku berjudul Spekta (Sistematika Penulisan Karya Tulis dan Tugas Akhir). Buku ini berisi panduan penulisan karya ilmiah dan tugas akhir yang disusun secara khusus untuk dipergunakan siswa/siswi di lingkungan internal SMAN 2 Blitar.

“Tujuannya (menerbitan Spekta, red) untuk memberikan panduan siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas pembelajaran maupun menyusun karya ilmiah. Alhamdulillah sekali bisa di-launching Bapak Wahid, juga. Suatu kebanggaan tersendiri bagi tim GLS (Gerakan Literasi Sekolah, red),” pungkas Widi Astuti, PJK GLS SMAN 2 Blitar.

Selain launching buku Spekta, Kadindik bersama istri, Astiti Suwarni atau yang akrab disapa Ibu Astried Wahyudi, Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Jawa Timur, bersama Kacabdin Wilayah Kab/Kota Blitar, Ramli dan istri, Wahyudina Ramli, Ketua DWP Cabdin Blitar Raya, melakukan bincang santai (talk show) tentang peranan dan kepedulian DWP. Acara ini diliput langsung oleh stasiun televisi lokal Jawa Timur. Tayangan terkait talk show tersebut dapat dinikmati di sini.

Talk Show Asah Kepedulian Anggota DWP

 Kadindik Mengunjung Stand Literasi Sman 2 Blitar

Kontak Kami

SMAN 2 NLITAR

Jl. Ciliwung Kelurahan Bendo

Kota Blitar, 66131

Email: info@sman2blitar.sch.id

Phone: +0342 802 229

Webistewww.sman2blitar.sch.id