Arsip Berita

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Blitar, sman2blitar - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMAN 2 Blitar saat ini sampai pada tahap pengambilan PIN. Kabar baiknya, proses pengambilan PIN yang semula terjadwal berakhir tanggal 18 Juni 2022, diperpanjang hingga 4 Juli 2022. 

Tercatat sampai 23 Juni 2022, terdapat 269 peserta mengajukan pengambilan PIN dan sudah ditangani, 262 diantaranya telah mendapatkan PIN, dan 7 sisanya masih mengalami kesalahan berkas.

Menurut temuan tim operator PPDB SMAN 2 Blitar, beberapa kesalahan berkas yang terjadi umumnya terkait berapa hal berikut ini:

  • file dokumen yang diunggah tidak jelas/blur;
  • file tidak sesuai dengan ketentuan/permintaan;
  • lokasi rumah yang dititik siswa tidak sesuai dengan alamat yang tertera di KK;
  • file tidak utuh.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ikhvan Nur Izza, salah satu operator PPDB Smada. Bahkan, menurutnya ada berkas yang dikembalikan hingga beberapa kali, tapi tidak juga segera dibenahi sebagaimana ketentuan seharusnya.

"Ada yang hanya mengunggah KK hanya separuh saja. Nah, yang seperti itu kami kembalikan. Ada yang sampai beberapa kali tapi tidak juga dibetulkan. Padahal keterangan yang kami tulis sudah jelas," ungkapnya.

Menurutnya, calon peserta didik bahkan orang tua perlu mencermati setiap ketentuan dan persyaratan PPDB. Termasuk pula detail tahapan-tahapannya dengan teliti. Semua informasi terkait PPDB 2022 dapat disimak di laman resmi PPDB Jatim. Pastikan calon peserta didik baru selalu memantau perkembangan dan status pendaftarannya di web tersebut. 

Calon peserta didik baru SMAN 2 Blitar juga dapat memantau update informasi PPDB Smada di Instagram SMAN 2 Blitar. Seluruh pertanyaan baik mengenai penerimaan siswa baru ataupun informasi seputar Smada lainnya dapat dilayangkan melalui kolom komentar atau pesan langsung (DM).

 

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

 

Smada – Untuk mengisi waktu setelah menempuh serangkaian ujian dalam Penilaian Akhir Tahun (PAT), saatnya siswa-siswi Smada meregangkan otot dan pikiran lewat kegiatan Class Meeting yang bertajuk "The Freedom of Fantastic Smada.” Dimulai pada Senin, 13 Juni 2022, kegiatan ini dibuka oleh Kepala SMAN 2 Blitar, Murdiono, S.Pd., M.Pd., yang ditandani dengan pelepasan balon bernuansa biru. Meski masih berlangsung di tengah nuansa pandemi‚ namun semangat warga Smada tidak terhenti. Hal ini dapat dilihat dari ramainya sorak-sorai para supporter dari masing-masing kelas yang menonton di bawah terik matahari.

Dimulai sejak pukul 07.30 WIB‚ seluruh warga Smada berkumpul di lapangan basket untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan Class Meeting ini. Adapun perlombaan yang diadakan di event Perak ini meliputi futsal, kasti, dan e-sport (mobile legend). Kegiatan ini diikuti oleh kelas 10 dan 11 yang diprakarsai oleh OSIS dengan dukungan dari seluruh bidang ekstrakurikuler, salah satunya PMR yang selalu siap siaga selama pertandingan berlangsung.

Keseruan terlihat dari sorak-sorai para suporter mendukung tim kelasnya ketika pertandingan futsal dimulai. Walaupun terdapat pemain yang sempat mengalami cidera ringan‚ namun hal itu tidak menyurutkan semangat para pemain  untuk terus bertanding. Selain futsal untuk siswa, di hari berikutnya, para siswi juga akan ikut bertanding kasti. Tak hanya olahraga yang melibatkan fisik saja, OSIS kali ini juga mewadahi bagi mereka yang memiliki minat dan hobi e-sport, khususnya Mobile Legend.

Diska‚ salah satu siswi XI.IPA.3 mengaku cukup terhibur dengan adanya kegiatan Class Meeting kali ini.

”Pertandingannya seru sekali‚ agak menegangkan melihat teman-teman saya bertanding.”

Adapun pemenang untuk masing-masing pertandingan adalah sebagai berikut:

    • FUTSAL 
      1. Juara 1 (Tim XI IPS 4 dan XI IPS 5)
      2. Juara 2 (Tim XI IPS 1 dan X IPA 5)
      3. Juara 3 (Tim XI IPA 1 dan XI IPA 2)

    • KASTI
      1. Juara 1 (XI IPA 4)
      2. Juara 2 (X IPA 5)
      3. Juara 3 (X IPS 1)
    • E-sport (Mobile Legend)
      1. Juara 1 (Poke Team)
      2. Juara 2 (Miracle Team)
      3. Juara 3 (NTD Team)

Selanjutnya‚ Diska berharap kegiatan seperti itu akan terus ada nantinya sebab menurutnya baik untuk melatih sportivitas dan kreativitas siswa, utamanya kekompakan tim, baik internak kelas maupun antarkelas. (Eng, Mfd, Dsk)


Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Blitar, sman2blitar.sch.id -- Penilaian Akhir Tahun (PAT) semester genap tahun ajaran 2021/2022 baru saja usai. Saatnya Bapak/Ibu guru berkonsentrasi untuk mengolah nilai siswa. Sebelum itu, terlebih dulu tim kurikulum memfasilitasi pembekalan dan pengembangan kompetensi pendidik yang dikemas IHT "Penilaian Hasil Belajar dan Asesmen Menyambut Kurikulum Merdeka", Kamis-Jumat (2-3/06/2022).

Pada kesempatan itu, (Plt.) Kepala SMAN 2 Blitar, Murdiono, S.Pd., M.Pd., berkesempatan untuk memberikan sambutannya. Ia berharap semua guru dapat memberikan turut serta membantu menyukseskan masa depan peserta didik, salah satunya dengan cara bijak memberikan penilaian. Selanjutnya, bertindak sebagai narasumber pengolahan hasil belajar adalah dari tim kurikulum, Eko Wahyu Andrechiana, S.Pd., dan selaku narasumber utama, Widi Astuti, S.Pd.

Widi Astuti yang juga merupakan waka kurikulum Smada, menjelaskan bahwa asesmen adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mengetahui kebutuhan belajar, perkembangan dan pencapaian hasil belajar peserta didik. Hasil asesmen yang diperoleh tersebut dapat digunakan untuk menentukan strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan belajar siswa.

Model asesmen kurikulum merdeka memiliki beberapa model yang dapat pendidik implementasikan dalam proses pembelajaran, yang meliputi asesmen dignostik, asesmen formatif, dan juga asesmen sumatif. Berikut merupakan deskripsi model-model dari asesmen pada kurikulum merdeka belajar yang dapat menjadi referensi bacaan bagi pendidik.

Asesmen diagnostik merupakan asesmen kurikulum merdeka yang secara spesifik berguna dalam rangka melakukan identifikasi terhadap kompetensi, kekuatan, dan juga kelemahan peserta didik, sehingga pendidik dapat merancang pembelajaran sesuai dengan kompetensi dan juga kondisi dari peserta didik.

Peserta didik yang perkembangan atau hasil belajarnya paling tertinggal berdasarkan hasil Asesmen Diagnostik, diberikan pendampingan belajar secara khusus. Pada implementasinya, salah satu model asesmen kurikulum merdeka ini, bisa pendidik selenggarakan pada awal tahun ajaran, kemudian pada awal lingkup materi, pada awal pembelajaran, ataupun sebelum menyusun pembelajaran secara mandiri.

ASESMEN DIAGNOSTIK
Model asesmen diagnostik terdiri dari asesmen diagnostik non kognitif yang bertujuan untuk mengetahui kondisi psikologi dan sosial emosi peserta didik, gaya belajar, aktivitas peserta didik selama belajar dirumah, serta kondisi keluarga peserta didik.

Selanjutnya terdapat asesmen diagnostik kognitif yang bertujuan untuk mengidentifikasi capaian kompetensi peserta didik, menyesuaikan pembelajaran dikelas dengan kom petensi rata-rata peserta didik, memberikan kelas remedial atau pelajaran tambahan pada peserta didik yang nilainya berada pada rata-rata bawah.

Dalam penyusunannya, asesmen diagnostik memiliki beberapa teknik yang meliputi tes terlulis, wawancara, observasi, dan juga praktik. Instrumen asesmen dignostik terdiri dari instrumen soal tes tertulis, pedoman wawancara, pedoman observasi, dan juga pedoman penilaian praktik.

Metode penilaian digunakan untuk menilai pemahaman siswa, kebutuhan belajar, dan kemajuan dalam proses pembelajaran. Penilaian formatif memantau pembelajaran siswa dan memberikan umpan balik yang teratur dan berkelanjutan. Bagi siswa, penilaian formatif bertujuan untuk membantu siswa mengidentifikasi kekuatan dan untuk pengembangan.

ASESMEN FORMATIF

Bagi guru dan sekolah, penilaian formatif dimaksudkan untuk memberikan informasi tentang tantangan yang dihadapi siswa selama pembelajaran berbasis proyek sehingga dukungan yang memadai dapat diberikan. Penilaian formatif dapat diberikan oleh guru, teman atau diri sendiri.

Model asesmen formatif pada kurikulum merdeka belajar berguna bagi pendidik dalam hal mengawasi pembelajaran dari peserta didik, memastikan perkembangan peserta didik, serta mengecek pemahaman peserta didik.

Selain bermanfaat bagi pendidik, model asesmen ini juga bermanfaat bagi peserta didik dalam hal melakukan evaluasi pembelajaran terhadap diri sendiri, membangun pengetahuan, melakukan identifikasi kekuatan serta kelemahan, juga dapat meningkatkan kemampuan diri.

ASESMEN SUMATIF

Metode evaluasi atau asesmen kurikulum merdeka ini dapat pendidik lakukan pada akhir pelajaran. Penilaian sumatif seringkali dinilai tinggi karena mempengaruhi nilai akhir siswa, sehingga siswa sering diberikan preferensi daripada penilaian formal.

Umpan balik dari penilaian akhir (ringkasan) ini dapat digunakan untuk mengukur kemajuan siswa untuk memandu guru dan sekolah dalam merancang kegiatan mereka untuk proyek berikutnya.

Manfaat model asesmen kurikulum merdeka belajar yang berupa asesmen sumatif dapat bermanfaat bagi pendidik yang meliputi membantu pendidik dalam melakukan pengukuran terkait apakah peserta didik telah memenuhi capaian pembelajaran ataupun sejauh mana peserta didik telah mencapai akhir dari unit pembelajaran, kemudian juga dapat meningkatkan proses pembelajaran selanjutnya.

Asesmen sumatif juga berguna pada peserta didik, yakni dalam hal memahami performa di akhir unit pembelajaran, memahami apakah dirinya sudah memenuhi capaian pembelajaran dan sejauh mana sudah mencapai akhir dalam unit pembelajaran.

Pada akhir pemaparan materinya, Widi membuka sesi tanya jawab bagi peserta yang ingin mengetahui lebih detail lagi terkait asesmen pembelajaran kurikulum merdeka. 

 

 

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

Blitar, sman2blitar.sch.id -  Berakhirnya Penilaian Akhir Tahun (PAT) semester genap pada Senin, 30 Mei 2022 lalu menandai akhir kegiatan pembelajaran di tahun pelajaran 2021-2022 ini. Setelah melakukan pengolahan nilai, saatnya Bapak/Ibu guru memasukkan nilai yang sudah diolah ke dalam aplikasi e-rapor, Kamis, 16 Juni 2022. 

Bertempat di ruang guru SMAN 2 Blitar, kegiatan yang dipandu oleh Ibnu Nurdiansyah, M.Pd, tim kurikulum, diikuti oleh guru mapel dan PA. Tidak semua guru dapat hadir pada kesempatan karena harus menghadiri kegiatan MGMP. Untuk itu, tim kurikulum menyiasati ada hari kedua (Jumat, 17 Juni 2022) demi mewadahi para guru yang tidak bisa hadir pada hari ini.

Ibnu secara detail menjelaskan tahap demi tahapan pengisian nilai di e-rapor. Hal itu tetap perlu dilakukan menurutnya kendati proses tersebut rutin dilakukan setiap semesternya.

"Sebenarnya tidak ada yang beda langkah-langkahnya dari semester lalu. Prosesnya sama. Hanya saja, perlu diingatkan kembali langkah-langkahnya agar proses input berjalan lancar," demikian ungkap guru pengampu Matematika yang baru saja menerima SK PPPK itu.

Selain Ibnu, turut serta tim kurikulum yang lain membantu mengawal jalannya proses input nilai, diantaranya Andika Luky Saputra, S.Pd. dan Eko Wahyu Endrechiana S., S.Pd., yang sigap mendatangi Bapak/Ibu guru ketika kesulitan atau mengalami kendala dalam proses pemasukan nilai. 

"Tidak ada kendala yang berarti, sih. Paling masalah konseksi saja. Atau format yang tidak sesuai. Selebihnya semua (Bapak/Ibu guru, red) bisa meng-handle sendiri dengan baik," tutur Andika.

Adapun dalam melakukan proses input nilai, Ibnu memiliki tips efektif untuk para guru.

  1. Mempersiapkan nilai yang akan dimasukkan ke dalam aplikasi e-rapor. Pastikan nilai ini sudah sesuai dengan jumlah KD yang ada di e-rapor. Jangan lupa, nilai yang dipersiapkan ada dua jenis, yaitu nilai untuk KI 3 dan KI 4.
  2. Mengunduh format nilai pengetahuan dan keterampilan untuk masing-masing kelas yang diampu.
  3. Memasukkan nilai yang sudah disiapkan ke dalam format excel yang telah diunduh. Ini dilakukan secara offline agar lebih cepat dan efektif.
  4. Mengubah tipe penyimpanan dokumen nilai excel ke dalam format 97-2003.
  5. Mengunggah nilai ke dalam e-rapor sesuai dengan kelas dan jenis penilaiannya (pengetahuan dan keterampilan).
  6. Melakukan input nilai sikap sosial dan spriritual serta proses deskripsi siswa pada masing-masing kelas yang diajar
  7. Melakukan kirim nilai akhir 

Lebih lanjut, Ibnu mengingatkan untuk memeriksa status penilaiannya. Pastikan semua berwarna hijau. Jika ada yang masih merah, tandanya ada bagian yang terlewati atau belum ter-input.

 

 

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

 

Blitar, sman2blitar.sch.id  - Jumat, 20 Mei 2022, SMAN 2 Blitar menerima kunjungan dari tim literasi dan perpustakaan SMAN Pakusari Jember. Tepat pukul 08.00 WIB, rombongan yang terdiri dari 6 orang tim perpustakaan tersebut tiba di pelataran Smada dan langsung disambut oleh tuan rumah menuju ruang Presentasi. Pada kesempatan itu, Kepala SMAN 2 Blitar, Murdiono, S.Pd., M.Pd., berkesempatan untuk memberikan sambutan bahkan menemani acara hingga usai serta mengajak tim SMAN Pakusari untuk berkeliling, utamanya menengok perpustakaan dan gazebo literasi yang ada di SMAN 2 Blitar.

Pada sambutannya, Murdiono mengaku senang menerima kunjungan tersebut. Ia berharap ada sesuatu yang baik yang bisa diambil dari Smada, pun sebaliknya.

"Silakan nanti jika ada program-program yang sekiranya baik, bisa diambil untuk dijadikan referensi atau inspirasi. Begitu juga sebaliknya. Semoga bisa saling bertukar informasi dan menjalin komunikasi secara berkelanjutan nantinya."

Hal itu disambut baik oleh ketua rombongan sekaligus Ketua Perpustakaan SMAN Pakusari, Dra. Ririn Budi Utami Kusumawardhani, M.Pd. Pada sambutannya, Ririn menjelaskan jika tujuan utama perjalanan studi banding mereka adalah ke Perpustakaan Bung Karno untuk berguru ilmu perpustakaan, sedangkan SMAN 2 Blitar menjadi tujuan kedua untuk menambah wawasan tentang program-program literasi yang sudah berjalan di Smada.

"Sekilas kami melihat dan dapat informasi tentang program literasi di SMAN 2 Blitar ini dari website dan media sosial. Kami tertarik untuk mengetahuinya lebih jauh. Siapa tahu nanti (program-programnya, red) dapat kami adopsi," ujar guru Bahasa Indonesia yang mengaku sebentar lagi akan memasuki masa pensiun.

Sejak tahun 2017, kiprah literasi SMA Negeri 2 Blitar telah dimulai dengan ditandai peluncuran buku kumpulan cerpen siswa yang berjudul Dialog Hati Anak Negeri (DHAN, 2018). Program penerbitan buku ini menjadi salah satu program khas dan andalan GLS SMAN 2 Blitar dan berlanjut di tahun-tahun berikutnya. Ide Emas Lintas Generasi (Kumpulan Artikel Populer, 2019), Mutiara Sang Dwija (KuKisah Inspiratif, 2020), Arunika (Kumpulan cerpen, 2020), Baswara Lekha (Kumpulan Artikel Siswa, 2020), dan Spekta (Pedoman penulisan KTI, 2021). 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kontak Kami

SMAN 2 NLITAR

Jl. Ciliwung Kelurahan Bendo

Kota Blitar, 66131

Email: info@sman2blitar.sch.id

Phone: +0342 802 229

Webistewww.sman2blitar.sch.id